Cik mengatakan, kontraksi kinerja ekspor juga mengalami hal yang sama, disebabkan oleh menurunnya kinerja ekspor jasa akibat pembatalan kedatangan wisatawan mancanegara (wisman), wisatawan domestik (wisdom) dan pembatalan beberapa kegiatan MICE sepanjang triwulan laporan akibat peningkatan aktivitas vulkanis Gunung Agung. "Dari sisi penawaran, melambatnya kinerja hampir sebagian besar lapangan usaha utama di Bali menjadi penyebab perlambatan kinerja ekonomi pada triwulan laporan. Kinerja lapangan usaha akomodasi makan minum (akmamin), perdagangan, transportasi, dan industri pengolahan yang tumbuh melambat, bahkan lapangan usaha pertanian yang mengalami kontraksi, menjadi penyebab melambatnya kinerja ekonomi Bali pada triwulan laporan," tandasnya. (kdk)










