Perjuangkan Hak Berwisata Disabilitas, Akademisi UNR Raih Doktor

UNr dokt

"Saya yakin jika aksesibilitas dipenuhi, penyandang disabilitas juga menjadi potensi mendongkrak kunjungan wisatawan. Ini sudah dibuktikan oleh beberapa negara," ungkap Anggi, sembari mengungkapkan keyakinan bahwa negara mampu memenuhi hak disabilitas tersebut.

Salah satu penguji, Dr. I Nyoman Bagiastra, SH., MH., mengapresiasi inisiatif penelitian Promovenda Anggi. Bahkan, ia mendorong agar disertasi Anggi didengar oleh pemangku kebijakan.

Bagiastra, menekankan, hasil penelitian Anggi yang menyatakan belum semua obyek wisata khususnya di Bali belum ramah disabilitas, bukan bermaksud saling menyalahkan, namun sebagai momentum evaluasi bersama.

Pada kesempatan itu, sidang diketuai Prof. Dr. I Putu Sudarma Sumadi, SH. SU, Promotor Prof. Dr. IBrahim R. MH., Ko Promotor 1 Prof. Dr. Ni Ketut Supasti Dharmawan SH , M.Hum., LLM., Kopromotor 2 Prof. Dr. AA Istri Atu Atu Dewi, MH. Penguji: Prof. Dr. Putu Gede Arya Sumerta Yasa, SH., M.Hum., Dr. I Nyoman Bagiastra, MH., dan Prof. Dr. I  Made Subawa, SH., MS.

Rektor UNR Dr. Ni Putu Tirka Widanti, MM., M.Hum., yang hadir bersama para dekan, dan puluhan sivitanya mengaku bangga atas capaian Anggi. Selain bermanfaat bagi dirinya sendiri, gelar yang diperoleh Anggi juga berpengaruh pada institusi.

Diakuinya, mencapai gelar doktor penuh tantangan. Apalagi Anggi adalah seorang perempuan yang tidak bisa lepas dari urusan rumah tangga, serta menunaikan kewajibannya sebagai dosen dan jabatan tambahan di kampus.

Jumlah dosen berkualifikasi doktor di Kampus Perjuangan itu terus bertambah. Tahun ini, Anggi adalah doktor ketiga di tingkat universitas dan doktor ketujuh yang dimiliki Fakultas Hukum UNR. Ia pun mengucapkan selamat kepada ibu dari Putu Naura Adisty Prameswari dan Made Dybala Aditya Bagaskara atas gelar doktor yang diperoleh di usianya yang ke 33 tahun. (Gde)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top