Penyuluhan PHBS dan Kesehatan Gigi Sejak Dini di SDN 6 Sukawati, Bangun Kesadaran Sejak Dini

IMG-20260201-WA0006
PENYULUHAN kesehatan di SDN 6 Sukawati, Kabupaten Gianyar, pada Jumat, 30 Januari 2026.

GIANYAR-fajarbali.com | Mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Denpasar yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Interprofesional Education (KKN IPE) di Desa Sukawati menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan di SDN 6 Sukawati, Kabupaten Gianyar, pada Jumat, 30 Januari 2026.

Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sejak usia dini.

Penyuluhan difokuskan pada edukasi PHBS, khususnya praktik cuci tangan pakai sabun serta memelihara kesehatan gigi dan mulut. Materi disampaikan secara sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar, sehingga pesan kesehatan dapat diterima dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan pretest untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal siswa terkait kebersihan tangan dan kesehatan gigi serta mulut.

Setelah itu, mahasiswa memberikan penjelasan materi disertai demonstrasi langkah-langkah cuci tangan yang benar serta cara memelihara kebersihan gigi dengan cara menyikat gigi dengan baik dan benar.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung oleh siswa yang dilaksanakan di halaman sekolah. Para siswa tampak antusias mengikuti demonstrasi dan mempraktikkan kembali materi yang telah diberikan dengan pendampingan dari mahasiswa KKN IPE.

Setelah seluruh rangkaian edukasi selesai, kegiatan ditutup dengan pelaksanaan posttest untuk menilai peningkatan pemahaman siswa.
Kehadiran mahasiswa diterima baik oleh Kepala SDN 6 Sukawati, Ni Nengah Teniari, S.Pd. SD.

Teniari menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan kesehatan tersebut sangat bermanfaat dan disarankan untuk melakukannya secara rutin. SDN 6 Sukawati memiliki program Jumat Berhati (Bersih, Sehat, dan Iman) yang dilaksanakan setiap hari Jumat, sehingga kegiatan penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa sejalan dalam mendukung program tersebut.

“Kegiatan edukasi terkait kebersihan tangan dan gigi sangat penting untuk membentuk kedisiplinan anak sejak dini. Beliau juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam memantau penerapan Tujuh Pola Hidup Sehat Anak Indonesia melalui jurnal pemantauan yang dikumpulkan ke sekolah,” ujar Teniari.

BACA JUGA:  Cyber Competition 2025 TNI, Tim ITB STIKOM Bali Masuk Finalis

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam menerapkan PHBS agar dapat menjadi bagian dari perilaku sehari-hari siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. (rel)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top