Penilaian Lomba Ogoh-ogoh di Badung Dimulai Besok, Dibagi Menjadi Tujuh Zona

Salah satu Sekaa Teruna di Badung yakni ST. Girindra Putra beberapa waktu lalu, terlihat tengah menggarap ogoh-ogohnya 
Salah satu Sekaa Teruna di Badung yakni ST. Girindra Putra beberapa waktu lalu, terlihat tengah menggarap ogoh-ogohnya 

"Kriterianya masih sama seperti tahun sebelumnya, baik dari segi bahan yang digunakan maupun tema ogoh-ogoh yang tidak mengandung unsur SARA," tambahnya.  

Penilaian Lomba Ogoh-ogoh di Badung kali ini dibagi menjadi tujuh zona. Ia menambahkan bahwa ogoh-ogoh yang masuk tiga besar di masing-masing zona berkesempatan tampil di Grand Final yang akan dipusatkan di Puspem Badung. "Tiga besar dari setiap zona akan berkesempatan mengikuti Grand Final di Puspem Badung. Nantinya, akan ada sebanyak 21 ogoh-ogoh yang lolos ke tahap final," katanya.  

Adapun pembagian zona penilaian yang mencakup enam kecamatan di Badung, yakni zona satu Kecamatan Petang dengan total 47 ogoh-ogoh dan Kecamatan Abiansemal dengan 42 ogoh-ogoh; zona dua masih di Kecamatan Abiansemal dengan total 83 ogoh-ogoh; zona tiga Kecamatan Mengwi dengan 92 ogoh-ogoh; zona keempat di Kecamatan Mengwi dengan 82 ogoh-ogoh; zona lima Kecamatan Mengwi dan Kuta Utara dengan 84 ogoh-ogoh; zona enam di Kecamatan Kuta Utara dan Kuta dengan 79 ogoh-ogoh; zona tujuh di Kecamatan Kuta Selatan dan Kuta dengan 76 ogoh-ogoh.  

Rencananya, festival ini akan berlangsung selama dua hari, yakni pada 21–22 Maret 2025. Lokasi utama yang dipilih untuk pawai kemungkinan besar berada di depan Balai Budaya Giri Nata Mandala. Namun, pihak penyelenggara masih mempertimbangkan beberapa alternatif lokasi lain, seperti Pantai Kuta.W-004

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top