Dita dan Lidya merupakan anggota kelompok pengabdian kepada masyarakat Unmas menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat branding dan meningkatkan daya tarik pelanggan.
“Dengan adanya plang dan logo ini, kami berharap UMKM keripik singkong serta Pengrajin Perak semakin dikenal dan memiliki daya saing yang lebih baik dipasaran," kata dia.
Sementara itu, strategi promosi juga menjadi fokus utama dalam mendukung perkembangan UMKM. UMKM Paon Gati telah difasilitasi dengan pembuatan spanduk sebagai media promosi yang efektif. Spanduk ini berfungsi untuk menarik perhatian pelanggan.
Tidak hanya itu, UMKM Kak Wage juga mendapatkan dukungan melalui pembuatan konten promosi yang dirancang khusus untuk meningkatkan daya tarik dan menjangkau calon pelanggan lebih luas.
Konten ini mencakup desain visual yang menarik serta narasi pemasaran yang efektif, dan penyebarannya melalui berbagai platform digital seperti Instagram dan TikTok.
Anggota kelompok pengabdian kepada masyarakat Unmas yaitu, Tini dan Muna berpendapat bahwa di era digital ini, pemasaran visual seperti video promosi memiliki dampak besar dalam meningkatkan daya tarik dan penjualan produk.
"Penerapan pembukuan digital diterapkan sebagai inovasi penting dalam mengelola keuangan usaha. Dengan sistem pencatatan berbasis digital, UMKM dapat lebih mudah memonitor arus kas, mengelola stok barang, serta menyusun laporan keuangan yang lebih akurat dan transparan," jelas Tini.
Anggota kelompok pengabdian kepada masyarakat Unmas yaitu, Tri dan Candra mengadakan pendampingan penggunaan Excel serta pembuatan Billingual Banner di UMKM BUPDA Blangsinga yang bertujuan untuk membantu pencatatan keuangan, pengelolaan stok, serta analisis data usaha agar pengelolaan bisnis lebih sistematis dan profesional.










