Puluhan dari warga Desa Kukuh terindikasi menderita Chikungunya. Banyaknya keluhan dari warga sekitar mengenai jumlah kasus Chikungunya yang tinggi dan saran dari bidan desa untuk menyebarluaskan topik mengenai Chikungunya mendorong mahasiswa Universitas Mahasaraswati Denpasar untuk membuat suatu program sosialisasi masyarakat yang akan membahas seputar Chikungunya dan bagaimana cara pencegahannya, dimana program tersebut diharapkan dapat menekan angka terjadinya kasus Chikungunya di desa tersebut.
Setelah diberikannya izin untuk menyampaikan materi edukasi seputar Chikungunya dan bagaimana cara pecegahannya disela-sela kegiatan arisan ibu-ibu TP PKK Desa Kukuh. Program tersebut dilaksanakan pada hari Minggu (21/08/2021) pukul 17.00 WITA. Kegiatan pemberian edukasi berjalan dengan kondusif, disambut dan diterima dengan baik, dan ibu-ibu PKK tersebut mendengarkan serta menyimak edukasi dengan seksama.
Penyampaian edukasi mengenai Chikungunya dan cara untuk pencegahannya diharapkan peserta dapat mengenal lebih dalam lagi mengenai penyakit Chikungunya, mengingatkan pentingnya PSN (pemberantasan sarang nyamuk) dan 3M+, meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan luar maupun dalam rumah, serta menjalankannya sehingga angka kejadian di Desa Kukuh dapat berkurang.
Walaupun waktu untuk pengabdian kepada masyarakat sangat singkat namun tim pengabdian masyarakat Unmas Denpasar selalu berusaha agar memberikan ilmu yang berguna bagi masyarakat agar penyakit Chikungunya di Desa Kukuh dapat diminimalisir. (rl)










