Selain itu juga hadirnya mahasiswa khususnya yang akan menyelesaikan studi adalah dengan maksud agar mahasiswa dapat mencoba berada ditengah-tengah masyarakat sebelum nantinya akan dilepas pada wisuda mendatang.

Masyarakat di Desa Pengiangan cukup banyak yang bekerja sebagai pengrajin “Besek” dan beberapa diantaranya juga sebagai pengerajin “Bedeg”, yang artinya masyarakat tersebut merupakan pelaku UMKM. Kondisi yang menjadi tantangan bagi pelaku UMKM di desa Pengiangan adalah jangkauan pangsa pasar yang masih terbatas dan belum diterapkan nya pencatatan akuntansi yang baik untuk usaha yang dimiliki. Untuk itu FEB Unmas Denpasar memberikan penyuluhan dengan mengangkat tema "Pengelolaan UMKM Dalam Rangka Meningkatkan Daya Saing di Era Globalisasi".
Penyuluhan yang diselenggarakan menyajikan dua materi yaitu materi tentang Strategi Pemasaran Global untuk meningkatkan daya saing UMKM yang disampaikan oleh Dosen Manajemen FEB Unmas Denpasar yaitu Dr. Ni Putu Nita Anggraini, SE., MM serta materi Pelatihan pencatatan akuntansi sederhana yang disampaikan oleh Dosen Akuntansi FEB Unmas Denpasar yaitu Ida Ayu Ratih Manuari, SE., M.Si.
Pelaku UMKM terutama pengerajin Besek dan Bedeg mengalami kendala terkait dengan pemasaran produk yang kurang luas dan kurangnya pemanfaatan media digital untuk mengoptimalkan pemasaran produk kerajinan. Oleh karena itu, para pelaku UMKM diperkenalkan dan dimotivasi untuk dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi yang ada untuk menunjang pemasaran produknya. Seperti menggunakan media sosial dengan lebih efektif lagi sebagai media promosi dan tidak hanya sekedar digunakan untuk kehidupan pribadi. Memanfaatkan marketplace untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar.










