Kemudian, Butterfly Pose (Baddha Konasana) untuk membuka panggul dan melancarkan peredaran darah. Keempat, Prenatal Breathing Exercise untuk melatih pernapasan dalam, membantu relaksasi, dan mempersiapkan persalinan.
Kslima, Balancing Pose untuk melatih keseimbangan tubuh dan memperkuat otot kaki. Keenam, Downward Dog Pose (Adho Mukha Svanasana, dengan modifikasi khusus ibu hamil) untuk meregangkan otot punggung, bahu, dan betis.
Serta Anjaneyasana (Low Lunge Pose) untuk membuka panggul, mengurangi kekakuan, serta memperkuat otot punggung bawah.
Menurut Gusti Ayu Eka Utarini, prenatal yoga dapat menjadi salah satu alternatif non-farmakologis untuk meningkatkan kenyamanan ibu selama hamil.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi para peserta, tetapi juga dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat luas tentang pentingnya menjaga kesehatan ibu hamil melalui pendekatan alami, aman, dan berbasis bukti ilmiah.
Dengan adanya kolaborasi antara dosen, mahasiswa, bidan, serta instruktur yoga, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Poltekkes Kemenkes Denpasar dalam mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak di masyarakat










