Penanganan Covid-19, Sebanyak Orang Meninggal Dunia, Konfirmasi Baru 10 Orang

SINGARAJA-fajarbali.com | Perkembangan kasus Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Buleleng kembali menelan korban jiwa. Sebanyak satu orang dinyatakan meninggal dunia.


Korban berasal dari Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, seorang laki-laki, berumur 68 tahun, dengan riwayat pasien datang ke RSUD Buleleng sejak 24 Mei 2021, dengan gejala demam, batuk, sesak dan komorbid gangguan ginjal. Selain itu, hari ini terdapat 10 orang konfirmasi baru yang berasal dari Kecamatan Seririt sembilan orang dan Kecamatan Sawan satu orang.

Baca Juga :
Pemulihan Ekonomi, Percepat Vaksinasi dan Orkestrasi Antar SKPD Dalam Perencanaan
Pemkab Jembrana Matur Piuning ke Pura Mandara Giri Semeru Agung

Selain penambahan baik kematian dan terkonfirmasi baru sebanyak enam 0rang dinyatakan sembuh yang berasal dari Kecamatan Sukasada sebanyak tiga orang dan masing-masing berasal dari Kecamatan Buleleng, Sawan dan Gerokgak sebanyak satu orang. Terkait perkembangan, kasus kumulatif di Buleleng sebanyak 3.965 orang, dengan rincian sembuh bertambah menjadi 3.713 orang, meninggal bertambah menjadi 164 orang, sedang dirawat di Buleleng sebanyak 85 orang, dan dirawat di luar Buleleng sebanyak tiga orang.

“Data lain, kasus suspek kumulatif di Buleleng sebanyak 4.427 orang, dengan rincian suspek konfirmasi sebanyak 1.845 orang, discarded sebanyak 2.430 orang, suspek masih dipantau sebanyak 59 orang, dan probable sebanyak 93 orang,” ucap Koordinator Bidang Data dan Informasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng Nyoman Genep saat memberikan keterangan pers, Kamis (27/5/2021) kemarin.

Sementara itu, kontak erat kumulatif di Buleleng sebanyak 20.908 orang, dengan rincian kontak erat konfirmasi sebanyak 1.888 orang, discarded sebanyak 18.262 orang, karantina mandiri sebanyak 148 orang, dan kontak erat menjadi suspek sebanyak 610 orang. Kasus konfirmasi non suspek/kontak erat sebanyak 230 orang dan kasus pelaku perjalanan terkonfirmasi sebanyak dua orang. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Bupati Tamba Minta 40% Kuota di Poltek KP Prioritas Bagi Putra-Putri Keluarga Kurang Mampu

Sab Mei 29 , 2021
NEGARA – fajarbali.com | Bupati Jembrana I Nengah Tamba minta agar kuota pendidikan 40 persen bagi putra putri Jembrana yang belajar di Politeknik Kelautan Perikanan Pengambengan bisa diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu. 
BPD BALI