Setelah pertemuan ini,Kepala Desa,Lurah,Camat maupun PKK harus memberikan rasa nyaman kepada seluruh masyarakat, sehingga tidak ada rasa ketakutan yang berlebihan.
Tidak hanya itu dalam kesempatan ini Rai Iswara mengarahkan agar permasalahan ini menjadikan kesempatan untuk meminta meningkatkan kebersihan kepada masyarakat. Karena faktor kesehatan adalah menjaga kebersihan dilingkungan masing-masing. Selain itu tenaga medis juga agar mengupayakan SOP agar lebih jelas dan tuntas.
Terkait kasus virus Africa Swine Fever (ASF) yang menyerang babi, Rai Iswara mengatakan agar masyarakat tidak perlu takut maupun khawatir karena virus ini tidak menular ke manusia. Bahkan daging babi aman di komsumsi manusia jika di masak dengan baik dan matang.
Kadis Kesehatan Kota Denpasar Luh Putu Sri Armini mengatakan, Sosialisasi ini diberikan kepada Camat, Kades/Lurah, Tim Penggerak PKK dan seluruh OPD. Yang bertujuan untuk memberikan informasi yang benar terhadap Virus Baru Corona Diseases (COVID 19) dan Africa Swine Fever (ASF).
Dengan adanya sosialisasi ini masyarakat mendapat pemahaman dan tidak ada berita yang simpang siur. Pencegahan itu adalah dengan menjaga kebersihan dan menjngkatkan daya tahan tubuh. Salah satu langkah mudah adalah mencuci tangan dengan sabun dan menjaga kebersihan. ‘’Langkah itu harus di edukasi kepada masyarakat sehingga virus atau penyakit itu tidak terjadi,’’ ungkapnya. (car).










