“Karena jalan ini menjadi urat nadi perekonomian sekaligus infrastruktur yang paling dibutuhkan oleh masyarakat, untuk itu saya mengajak kepada kita semua melalui spirit Hari Jalan Tahun 2021 ini, agar kita bersemangat dalam membangun, menjaga dan memelihara konektivitas jalan untuk Badung dan Indonesia Maju” tegasnya
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menyampaikan fungsi jalan yang strategis ke depan membutuhkan sumber daya manusia yang lebih handal. Pihaknya juga menekankan pentingnya keberadaan jalan bagi masyarakat karena dampaknya yang sangat masif bagi setiap sektor kehidupan. “Fungsi jalan bukan hanya untuk perpindahan manusia, barang, dan jasa, atau untuk pertumbuhan ekonomi. Tapi juga untuk peradaban manusia. Dulu daerah terpencil tidak berkembang, begitu dihubungkan dengan jalan langsung berkembang. Jadi fungsi jalan sangat strategis dalam peradaban. Sekarang ini konektivitas lebih berperan lagi, persaingan bukan hanya antara yang besar dan yang kecil, namun yang cepat dengan yang lambat,” jelas Basuki.
Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Hedy Rahadian menyatakan bahwa perayaan Hari Jalan dipilih pada tanggal 20 Desember karena merupakan momentum tersambungnya Tol Trans Jawa. Menurutnya, momen ini harus dimanfaatkan untuk refleksi terhadap kinerja penyelenggaraan jalan. “Adanya Hari Jalan adalah untuk refleksi, apa yang sudah kita lakukan dan apa yang perlu kita perbaiki ke depan. Indikatornya, setiap tahun kita harus lebih baik lagi,” ujarnya.(put)










