Pembangunan Neano Resort di Bugbug Disetop Sementara

IMG-20250904-WA0001
Pemkab Karangasem menyetop sementara waktu pembangunan Neano Resort di Bugbug, karena adanya keretakan tebing.

Di sisi lain, Ketua DPRD Karangasem, , I Wayan Suastika dalam rapat Forkopimda menyoroti masih belum tuntasnya proses perizinan, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.

Ia menekankan perlunya penjelasan yang transparan kepada warga agar tidak muncul salah persepsi. Hal senada disampaikan Kapolres Karangasem yang meminta perizinan ke depan lebih selektif agar investasi asing tetap sejalan dengan adat budaya lokal.

Pihak Kodim 1623 juga siap menurunkan personel untuk mendukung pengamanan. Sementara Kajari Karangasem menilai perlu ada komunikasi yang baik dengan investor agar tidak muncul kesan pemerintah daerah menghambat.

Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa dalam kesimpulannya menegaskan pentingnya menghentikan sementara pembangunan PT Detiga Neano Resort Bali.

“Mari kita sepakati, hentikan dulu sementara agar konflik tidak melebar. Pemerintah Kabupaten Karangasem harus berani menyatakan benar bila memang itu benar, demi kedamaian masyarakat Bugbug,” ucapnya.

Forkopimda juga memutuskan akan mengadakan audiensi dengan perwakilan kelompok Gema Shanti sebelum tanggal 21 Agustus 2025 untuk menyalurkan aspirasi mereka. Hal ini ditindaklanjuti melalui surat Sekretariat Daerah Kabupaten Karangasem nomor 200.1.3.1/930/VIII/BKBP/Setda/2025 tertanggal 19 Agustus 2025 yang ditandatangani Sekda Ir. I Ketut Sedana Merta, ST., MT.

Surat tersebut secara resmi mengundang perwakilan Gema Shanti sebanyak maksimal 15 orang untuk audiensi pada Rabu, 20 Agustus 2025 pukul 11.00 Wita di Wantilan Sabha Prakerthi Kantor Bupati Karangasem.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top