Pembangunan Bangli Tahun 2022 Dipastikan Akan Lebih Dahsyat

Selanjutnya pasar Kayuambua, direncanakan juga akan dilakukan penataan termasuk akan membangun drag race atau sirkuit balap motor bagi penghobi motor di Bangli. "Pasar Kayuambua, kita tata dengan anggaran yang cukup juga dan kita akan membangun sebuah drage rice bagi penghobi motor. Sebab, ini juga merupakan salah satu visi Bupati waktu saya kampanye adalah membangun drag race. Kalau di Lombok ada Mandalika, dengan sirkuit Formula 1, jadi kita di Bangli akan membangun drag race. Kalau drag race ini, bisa terwujud akan menjadi drag race pertama di pulau Bali. Astungkara, anggaran sudah kita plot di APBD. Kepemilikan lahan juga kebetulan satu orang, jadi kita akan melakukan beberapa kajian terkait hak guna pakai atau hak sewa nantinya agar semua kita wujudkan," bebernya.  Hanya saja, saat itu pihaknya tidak menyebutkan lokasi dan besarnya anggaran  yang diperlukan.

Selain itu, kata dia, ada juga beberapa kegiatan lainnya. Dan yang paling besar, diakui Sedana Arta adalah kelanjutan pembangunan RSUD Bangli yang sudah dimulai dengan anggaran awal Rp 71 miliar. "Untuk pembangunan RSUD Bangli, kita harapkan ini berproses selama 10 bulan. Dan, selama 10 bulan sudah kita hitung di APBD akan dibantu lagi oleh dana BLUD yang bersumber dari surplusnya RSUD. Jadi akan ditambah lagi sekitar Rp 30 miliar untuk pembangunannya. Sehingga tahun depan di RSUD akan membangun diatas Rp 100 miliar," ungkapnya.

Semetara untuk alat-alatnya juga sudah terverifikasi dan untuk Bangli tahun depan akan mendapatkan dana alokasi khusus paling besar di Bali kurang lebih Rp 24 miliar. "Jadi gedung baru kita harapkan pada saatnya nanti, akhir tahun 2022 sudah bisa beroperasional. Dan, tahap berikutnya, kita akan upayakan pembangunan Gedung untuk rawat inap, yang memang tidak terlalu besar anggarannya," jelasnya. Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Bali, karena sudah menghibahkan lahan di belakang RSUD Bangli seluas  83 are. "Kalau kemarin luas RSUD kita 1,9 hektar ditambah 83 are, sehingga kurang lebih kita memiliki lahan sekitar 2,7 hektar dalam satu kesatuan," sebutnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top