"Saksi kembali ke toilet mengecek keadaan suaminya dengan cara memeriksa denyut nadinya. Setelah melihat pelaku melarikan diri ke luar villa, saksi membantu Sanar untuk menghentikan pendarahan," ungkap sumber lagi.
Sementara saksi DN menerangkan, sekitar pukul 00.16 dini hari, dia sedang tidur dan mendengar suara ledakan dari dalam kamar. Saksi melihat ada seseorang laki-laki mau masuk ke kamarnya (Kamar 03) mengenakan jaket warna hijau menggunakan masker warna gelap serta helm gelap.
Istri dari Sanar ini juga mendengarkan suara tembakan dari luar kamarnya. Setelah kaca jendela pecah, kemudian penembak tersebut masuk ke kamar. Saksi langsung keluar dari kamar begitu melihat seseorang yang lari dari kamar 1 menuju kamarnya menggunakan jaket dan helm gelap.
Setiba di luar Vila, saksi melihat ada 2 motor matic kecil lebih di parkir. Saat sedang berlari, saksi masih mendengar suara tembakan, sampai jalan utama. Saksi meminta pertolongan oleh warga setempat.
Suara tembakan itu juga membangunkan para penjaga vila. Saksi Gede Putu ABW (27), menuturkan, sekira pukul 00.15 dini hari, ia sedang tidur mendengar suara anjing menggonggong. Tiba-tiba terdengar suara kaca pecah dan suara ledakan mengira temannya yang berkelahi.
Saksi yang tinggal di Lingkungan Semate, Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung keluar dari kamar. Bersamaan dengan itu keluar saksi Galang dan mereka masih mendengar suara tembakan.
Keduanya bersama-sama mengecek dari celah pintu dan melihat satu orang laki-laki di atas motor matic kecil dengan jaket hijau ojek online, helm gelap dan mekai masker/penutup wajah dengan bahasa/logat Australia kental dengan kata “I CANT START MY BIKE”.










