DENPASAR - Fajarbali.com | Pengerjaan Proyek Embung Sanda di Desa Sanda Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan yang sempat disebut terjadi adanya pelanggaran terhadap protokol kesehatan ditengah pandemi Covid -19, ternyata tidak benar.
Selin itu, terkait proses pengerjaan, juga berjalan lancar serta sesuai target yang direncanakan. Hal ini seperti diutarakan Gede Binayudha selaku PPK Danau Situ Embung (DSE), Selasa (22/9/2020).
"Seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana termasuk dalam penggarapan proyek, serta pekerja proyek juga sudah mengikuti protokol kesehatan (Prokes)," katanya.
Dikatakan, pula, untuk urusan protokol kesehatan, pihaknya tidak mau main-main. Oleh karena itu, di lokasi proyek banyak disediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer.
Sementara menyinggung soal pengerjaan proyek, diakuinya bahwa pekerjaan sempat mundur karena adanya pergeseran lokasi proyek termasuk review gambar, juga tidak dipungkiri ada beberapa pekerja yang belum mematuhi prokes seperti menggunkan masker.
"Tapi sekarang semua sudah mengikuti aturan prokes. Kita terus pantau hal ini di lapangan," jelas Binayudha.
Ditambahkan pengerjaan proyek Embung ini dikebut karena terkait sudah mulainya musim hujan.
"Karena proyek dikebut, mau tidak mau pekerja yang dikerahkan juga cukup banyak yaitu 105 orang. Tapi semua pekerjaan tetap kami pantau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan," tegasnya.
Dijelaskannya, proyek Embung bisa menampung 17 ribu meter kubik air ini kontrak kerjanya mulai 23 Juni 2020 dan selesai akhir Desember 2020.










