Seperti yang telah dicanangkan pada pemerintahan sebelumnya di Bali, seluruh pasangan calon dari PDIP akan mengusung visi misi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru sebagai implementasi Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025 – 2125 yang diatur dengan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2023, serta Undang – Undang Nomor 15 Tahun 2023 Tentang Provinsi Bali.
“Kami memohon doa restu dan dukungan seluruh komponen masyarakat dan krama Bali agar Pilkada Serentak Tahun 2024 berjalan dengan lancar, nyaman, aman dan damai serta demokratis menjunjung persatuan dan kesatuan sehingga Bali sebagai destinasi wisata dunia tetap kondusif. Kami juga memohon dukungan dan kerjasama seluruh komponen masyarakat dan krama Bali untuk memenangkan pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan bersama partai lain demi Bali yang semakin baik,” ujarnya.
Seperti diketahui sebelumnya, DPP PDIP telah mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan calon baik ditingkat provinsi Bali maupun 9 kabupaten/kota di Bali. Untuk pasangan Cagub dan Cawagub, Wayan Koster berpasangan dengan I Nyoman Giri Prasta. Di Kota Denpasar, PDIP tetap mempertahankan duet incumbent I Gusti Ngurah Jaya Negara dan I Kadek Agus Arya Wibawa.
Untuk Pilkada Badung, Pasangan I Wayan Adi Arnawa dipasangkan dengan Bagus Alit Sucipta. Calon Bupati Bangli yaitu pasangan petahana Sang Nyoman Sedana Arta dan I Wayan Diar. Di Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra naik kasta menjadi Calon Bupati Buleleng di dampingi Gede Supriatna.










