"Ini belum semua kering. Nanti jika sudah kering semoga masih bisa terbaca. Karena kalau masih basah bisa robek," jelas IB Kertanegara. Pihaknya kini masih memaksimalkan sistem online di kantor pos, karena kondisi pelayanan di Kantor PDAM masih terhambat lantaran terkena dampak banjir. "Bersyukur juga ada sistem online sehingga bisa dimaksimalkan," jelasnya. Banjir yang terjadi kali ini diduga akibat terjadinya penyempitan aliran sungai, volume air dari hutan sangat besar serta lokasi di kantornya lebih rendah. (prm)










