Dengan harapan, mereka [remaja-red] mampu melangsungkan jenjang pendidikan, berkarir dalam pekerjaan, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.
Adapun tujuan GenRe adalah untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta sikap dan perilaku positif remaja tentang kesehatan dan hak-hak reproduksi, guna meningkatkan derajat kesehatan reproduksinya dan menyiapkan kehidupan berkeluarga dalam upaya meningkatkan kualitas generasi mendatang.
Genre ditujukan bagi remaja (10-24 tahun) yang belum menikah melalui wadah Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) dan keluarga yang memiliki remaja; serta masyarakat peduli remaja melalui wadah Bina Keluarga Remaja (BKR).
Pildugen, kata dia, merupakan Duta Remaja (putra dan putri) yang mencerminkan dan merefleksikan remaja yang Sehat, Cerdas dan Ceria, yang menjauhi TRIAD KRR (Seks Bebas, Pernikahan Dini dan Napza), sadar akan kesehatan reproduksi serta paham tentang perencanaan berkeluarga.
Duta GenRe ini berasal dari PIK R (Pusat Informasi Konseling Remaja) baik dari jalur Pendidikan (SMP, SMU, Universitas) maupun dari jalur masyarakat. Di Bali, berdasarkan data New Siga BKKBN terdapat 306 (tiga ratus enam) PIK R dengan distribusi 223 (dua ratus dua puluh tiga) PIK R jalur pendidikan dan 83 (delapan puluh tiga) PIK R jalur masyarakat.
Pemilihan Duta GenRe (Pildugen) Bali 2024, berlangsung di Gedung Taksu, Dharma Negara Alaya (DNA), Denpasar, Selasa (16/7).
“Selain PIK R, di Provinsi Bali juga sudah terbentuk Forum Genre Provinsi Bali dan Forum Genre di seluruh Kabupaten/Kota yang merupakan wadah kreativitas dan komunikasi Genre di Provinsi Bali,” pungkasnya.










