Pariwisata Mati Suri, Harga Pertanian Bali Merosot Di Tengah Pandemi 

Dengan adanya pandemi Covid-19 ini, membuat penurunan kunjungan, bahkan tidak ada lagi kunjungan beberapa bulan ini, diikuti penurunan tingkat hunian hotel, restoran banyak tutup hingga berdampak pada banyak karyawan dirumahkan, menandakan sebuah kolaps atau bangkrutnya pariwisata untuk sementara.

“Dampak lanjutannya adalah menurunnya bahkan tidak adanya permintaan produk-produk pertanian dan industri kecil-menengah oleh pariwisata dan sektor-sektor yang terkait dengan pariwisata, akibatnya di tingkat produksi juga lesu atau mati suri, sehingga dapat diistilahkan pertanian Bali pingsan (lupa diri sementara) dan industri kecil-menengah sempoyongan,” terangnya.

Demikian pula, kolapsnya pariwisata dikatakan menurunkan daya beli masyarakat Bali secara umum, karena banyak masyarakat Bali aktivitasnya terkait dengan pekerja pariwisata. Namun menurut Prof. Antara, semuanya bersifat sementara, tergantung pada cepat atau lambatnya pemulihan (recovery) pariwisata dari kolaps. (dar).

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top