"Harapan kami, apabila tracing contact dilaksanakan dengan baik dan isoter juga dilaksanakan dengan baik, maka positifity rate yang kita harapkan akan segera tercapai," tegasnya.
Selain itu, Marsekal Hadi Tjahjanto meminta vaksinasi terus dilaksanakan. Meski persentase vaksinasi dosis pertama yang diikuti masyarakat Bali sudah 100 persen, namun dosis kedua masih di angka 58 persen. "Kami berharap segera masuk ke 100 persen. Sehingga kekebalan komunal di Bali dalam waktu dekat bisa segera tercapai," sebutnya.
Keterangan terpisah, Kapolri Jendral Polisi Listy Sigit Prabowo mengaku Pulau Bali menjadi atensi khusus penanganan covid-19. Menurutnya, progres penanganan Covid-19 sudah baik yang terlihat dari laju kasus harian yang menurun. Dimana, angka laju kasus aktif harian sudah turun, yang tadinya sempat diatas 1000 dalam kurun waktu beberapa waktu yang lalu. "Saat ini sudah mulai turun sampai di angka 434. Ini perkembangan yang bagus," tutur lulusan Akpol 1991 itu.
Kapolri juga mengapresiasi Gubernur Bali dan pemerintah daerah Bali yang telah mampu menggeser masyarakat pasien Covid-19 dari isoman ke isoter dengan jumlah yang jauh lebih banyak. Sehingga Bali disebut menjadi yang terbaik Nasional.
"Yang isoter itu kurang lebih 60% sementara yang Isoman kurang lebih 25%. Jadi ini angka isoter terbaik se Indonesia," terangnya.
Menurutnya, semua upaya yang telah dilakukan diharapkan PPKM di Bali yang saat ini masih Level 4 pada minggu sebelumnya, dapat bergeser ke level 3 atau bahkan level 2. Sehingga terjadi kelonggaran dan aktivitas ekonomi tentunya semakin meningkat, pertumbuhan ekonomi Bali kembali semakin baik dan seperti yang diharapkan oleh masyarakat Bali, tegas Kapolri. (Hen)










