I Made Rentin mengakui bahwa panahan Bali saat ini masih 'merangkak' dibandingkan provinsi-provinsi di Jawa atau yang sudah memiliki Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) seperti Kalimantan. Meskipun demikian, Bali telah membuktikan diri mampu menyumbang atlet ke Timnas, seperti Kadek Dian Vanagosi (2021), Bagus Gede Agus Yudistiawan (2023), dan Gusti Fazli Kertinegoro (2025) untuk SEA Games.
Lebih dari sekadar kompetisi, panahan diajarkan sebagai olahraga kejujuran yang sangat terukur, hukuman diskualifikasi menanti atlet yang berbuat curang. Semangat ini ditekankan oleh I Made Rentin, yang berharap kejujuran dan sportivitas juga ditunjukkan oleh pengurus, mulai dari tingkat klub hingga PB Perpani, agar proses seleksi Timnas berjalan adil dan bijaksana, serta terhindar dari politisasi. (M-001)










