Deputi Akuntabiltas dan Pengawasan KemenPAN RB, Muhamad Yusuf Ateh melaporkan, SAKIP adalah katasilator terciptanya efesiensi melalui penguatan implementasi managemen kinerja dan anggaran berbasis kinerja. Untuk mengukur perkembangan implementasi SAKIP serta melakukan pembinaan berkesinambungan di seluruh Instansi, pada tahun 2017 KemenPAN RB telah melakukan evaluasi akuntabilitas kinerja kepada 82 Kementerian/Lembaga, 34 Provinsi dan 510 Kabupaten/Kota. Untuk Wilayah II yang dievakuasi terdiri dari 148 Kabupaten/Kota dan 11 Provinsi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan, rata-rata nilai dari 51,84 pada tahun 2016 menjadi 56,50 di tahun 2017. "Tidak ada lagi yang memperoleh predikat D," jelasnya. Ditambahkan, peningkatan AKIP ini juga diapresiasi dengan pemberian Dana Insentif Daerah (DID) oleh Kementerian Keuangan kepada Provinsi dan Kabupaten/Kota yang meraih predikat A dan BB, dengan besaran kisaran 7,2-8,7 Miliar. (put)










