Niatnya Mencuri Tapi Malah Menghabisi Nyawa Korban


"Korban berteriak tiga kali maling dan pelaku mendorongnya sampai jatuh di kasur hingga terjadi pergumulan," terang perwira melati tiga dipundak itu. 


Tragis dalam kondisi terluka, korban melawan. Ia berhasil merebut pisau dan balik menusuk ke lengan kiri dan telapak tangan remaja yang bekerja sebagai buruh bangunan itu. 


Dalam kondisi terluka, tersangka berusaha merebut pisau dari korban. 

"Pelaku juga mengalami luka dan kembali merebut pisau dari tangan korban dan kembali melakukan penganiayaan hingga korban meninggal," ungkapnya. 


Usai korban tewas bersimbah darah, pelaku mengambil jaket korban dipakai membalut lukanya. Selanjutnya tersangja mengambil motor Scoppy DK 3114 KAR milik korban dan langsung kabur ke Singaraja. Ia akhirnya ditangkap di Penimbangan Singaraja, Kamis (31/12/2020) sekira pukul 00.40 Wita. 

"Dia kami tangkap di Pelabuhan Penimbangan Singaraja saat membawa motor korban," tutur Kombes Jansen. 


Sementara itu, terlihat kata penyesalan dari tersangka Putu Aldi HP (14) setelah membunuh korban. Raut wajah remaja asal Banyuning, Buleleng itu terlihat tenang dan sesekali menundukkan kepala ketika diperlihatkan ke awak media di lobby Polresta Denpasar, Kamis (31/12/2020). 


Dengan ucapan lirih dia mengaku menyesal. "Ya pak saya menyesal pak, saya terpaksa melakukannya," ujar Putu Aldi dengan kondisi memakai masker dan tangan diborgol. (hen)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top