Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa isu perempuan dan anak masih menjadi perhatian utama pemerintah dan masyarakat Indonesia.
Dia berharap bahwa apa yang disampaikan oleh Menteri Bintang Puspayoga dapat menjadi bahan kajian bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti di Universitas Warmadewa untuk menghasilkan kontribusi nyata dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender dan perlindungan anak.
“Jadi perempuan belum mendapatkan akses yang adil dan setara berkaitan dengan akses politik, sosial, budaya, ekonomi dan bahkan pekerjaan. Sehingga hal ini harus diperjuangkan bersama-sama,” pungkasnya.
Menteri PPPA RI, Bintang Puspayoga menegaskan bahwa kerjasama antara kementerian dan perguruan tinggi sangatlah penting dalam upaya membangun perempuan dan perlindungan anak. Dia juga menyoroti pentingnya pelaksanaan program desa dan kelurahan ramah perempuan serta peduli anak, yang telah dirintis sejak tahun 2021. Menurutnya, masih banyak PR yang harus diselesaikan dalam hal kebijakan terkait perempuan dan anak di Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Bintang Puspayoga juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Universitas Warmadewa karena tidak melakukan diskriminasi gender, melainkan memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan dalam berbagai posisi, termasuk di level pimpinan. “Hal ini sejalan dengan komitmen Kementerian untuk meniadakan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan,” ucap menteri.










