Menko PMK Optimistis Angka Stunting di Bawah 20 Persen

MUHADJIR
Menko PMK, Muhadjir Effendy, mewakili Presiden, dalam sambutannya pada peringatan puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tahun 2024 yang diselenggarakan BKKBN, Sabtu (29/6/2014), di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah.

DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengapresiasi gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting yang dilakukan di seluruh Indonesia dan optimistis angka stunting di 2024 berada di bawah 20 persen.

Hal itu dikemukakan Menko PMK, Muhadjir Effendy, mewakili Presiden, dalam sambutannya pada peringatan puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tahun 2024 yang diselenggarakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Sabtu (29/6/2014), di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah.

“Alhamdulillah target 95 persen balita seluruh Indonesia yang diukur dan ditimbang (di posyandu)  dan diintervensi stuntingnya Insya Allah bisa dilaksanakan dengan baik. Tinggal nanti kita akan melihat triangulasi data dari SKI dengan hasil pengukuran ini seperti apa," ujar Menko PMK.

Menko PMK berharap sensus bayi dengan kriteria yang sudah standar dan dilakukan oleh tenaga  terdidik dan terlatih semestinya tingkat akurasi dari sensus akan lebih baik dari survei.

Saat ini, kata Muhadjir, seluruh posyandu sudah mempunyai alat antropometri  standar. Alat ini penting agar pengukuran terhadap bayi seragam. Tenaga relawan juga harus memiliki kemampuan yang sama. Capaian sensus juga harus 95 persen.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top