Memasuki Edisi Ke-13, Sthala Ubud Village Jazz Festival Padukan Musik Kelas Dunia dan Tata Ruang Ramah Lingkungan

Press-Conference-Sthala-Ubud-Village-Jazz-Festival
Press Conference Sthala Ubud Village Jazz Festival, Kamis (30/7).

Selain menjaga mutu pertunjukan, Sthala Ubud Village Jazz Festival tahun ini menempatkan fokus besar pada misi regenerasi musisi jazz Indonesia melalui semangat preservation of Jazzistry. Penyelenggara menilai bahwa Indonesia memiliki potensi talenta muda luar biasa yang membutuhkan panggung berstandar internasional agar dapat berkembang dan bertukar pengalaman dengan musisi mancanegara. Deretan nama muda seperti Rason Trio dan JZ.KA Trio dijadwalkan tampil membagikan energi baru di panggung festival tahun ini.

Co-founder Sthala Ubud Village Jazz Festival, Yuri Mahatma, menyoroti pentingnya memberi ruang bagi talenta-talenta baru agar mampu menyusul rekam jejak musisi Indonesia yang telah mendunia. "Saya percaya masih banyak ‘Joey-Joey’ lain di Indonesia yang sampai hari ini belum mendapatkan ruang yang layak. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan regenerasi ini terus berjalan melalui panggung dengan standar internasional," kata Yuri. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah dan lembaga kebudayaan asing yang konsisten memfasilitasi musisi muda mereka untuk tampil di panggung Sthala Ubud Village Jazz Festival.

Konsistensi Sthala Ubud Village Jazz Festival dalam mempertahankan akar musik jazz juga mendapat pengakuan tinggi dari para musisi senior yang terlibat. Apresiasi ini datang dari orkestra jazz independen Salamander Big Band yang kembali berpartisipasi membawa formasi puluhan musisi. Keberanian Sthala Ubud Village Jazz Festival menolak godaan komersialisasi genre dianggap sebagai langkah krusial dalam merawat ekosistem musik tanah air.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top