Masuk Jurang, Lima WNA Tiongkok Tewas

u22-kecelakaan-Tunggal-yang-mengakibatkan-lima-wisatawan-Tiongkok-meninggal
kecelakaan Tunggal yang mengakibatkan lima wisatawan Tiongkok meninggal

BULELENG-fajarbali.com| Kecelakaan Tunggal yang terjadi di daerah tengkorak yakni di lintasan jalan Denpasar-Singaraja kilometer 7700 meter tepatnya di wilayah Banjar Dinas Prabukula, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada sekitar pukul 04.23 wita yang dialami oleh mobil Toyota Haice dengan nomor polisi N 7605 TA yang mengangkut Warga Negara Asing (WNA) Tiongkok sebanyak 14 orang mengalami kecelakaan yang mengakibatkan lima orang WNA tewas dilokasi kejadian serta delapan orang mengalami luka-luka, Jumat (14/11/2025) pagi.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, dimana mobil maut tersebut melaju dari arah Denpasar menuju Singaraja dengan tujuan menonton wisata lumba-lumba yang ada di perairan Lovina. Namun naas, saat tiba dilokasi kejadian dengan situasi jalan yang menikung dan menurun, mobil tersebut kehilangan kendali hingga masuk kekebun milik warga dan kemudian menabrak pohon durian hingga jatuh ke jurang sedalam delapan meter.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak lima orang WNA Tiongkok meninggal dunia dimana kelima WNA yang meninggal dunia tersebut yakni Xu Huangyuan (66), Xu Mingbiao (61), Xu Yuexiang (52), Zhong Yuemei (63) dan Xu Huijuan (61). Kelima WNA Cina yang meninggal dunia itu kini dititip di ruang jenazah RSUD Singaraja.

Sedangkan delapan orang warga Tiongkok yang mengalami luka-luka yakni Xu Yuehao (62), Xu Lihua (62), Xu Shaoling (62), Yang Junle (31) Deng Zhimian (66) Xu Jianchao (74), Chen Jiao (35) dan Yang Chuxuan (5) dimana kedelapan orang Tiongkok yang mengalami luka-luka sedang menjalani perawatan di RS Karya Dharma Husada Singaraja. Dari peristiwa tersebut, Sopir kendaraan Bernama Arif Al Akbar Alamat Lingkungan Pesalakan, Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung hanya mengalami lecet-lecet dibagian kaki dan mengalami rawat jalan.

BACA JUGA:  Hari Perdana Ngantor, Bupati Sutjidra Bahas Program 100 Hari

Kasat Lantas Mapolres Buleleng AKP Bachtiar Arifin saat dikonfirmasi siang kemarin membenarkan peristiwa lakalantas Tunggal yang mengakibatkan lima orang Warga Negara Asing Tiongkok meninggal dunia dilokasi kejadian.”Benar peristiwa tersebut terjadi di jalan menurun dan berlikuk. Kemungkinan sopir kehilangan kendali sehingga mobil yang dikendalikan tersebut masuk kekebun warga dan menabrak pohon durian hingga jatuh ke jurang dengan kedalaman delapan meter,”tutur Bachtiar.

Dari peristiwa tersebut, pihaknya mengakui telah mengamankan kendaraan berupa mobil Toyota Haice dengan nomor polisi N 7605 TA dan seorang sopir.”Dalam penanganan tersebut kami juga telah mengamankan kendaraan Haice dengan sopir serta kami juga telah memintai keterangan kepada beberapa warga masyarakat yang mengatehui peristiwa tersebut,”tambahnya.

Dilain sisi menurut Dokter Forensik RSUD Singaraja dr Klarisa saat dikonfirmasi terpisah pihaknya membenarkan telah menerima sebanyak lima jenazah Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok yang mengalami kecelakaan lalulintas di jalan Singaraja-Denpasar.”Benar sejak pagi yakni pukul 07.00 wita kami menerima jenazah WNA asal Thiongkok akibat kecelakaan lalulintas di lintasan Singaraja-Denpasar sebanyal lima jenazah,”jelas Klarisa saatdikonfirmasi, Sabtu (15/11/2025) pagi.

Bahkan dirinya mengakui setelah jenazah tersebut tiba di ruang jenazah, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap jenazah tersebut. Dari hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah yang diketahui berkelamin laki-laki sebanyak dua orang dan tiga orang berkelamin Perempuan.

Sedangkan luka yang dialami jenazah, empat diantaranya mengalami luka dalam dan satu orang mengalami luka terbuka dibagian kepala dan beberapa tubuh yang mengakibatkan korban meninggal dunia.”Setelah jenazah tiba kami melakukan pemeriksaan luar. Dimana empat korban mengalami luka dalam dan satu orang korban mengalami luka terbuka dibagian tubuh yang mengakibatkan meninggal dunia,”tambahnya.

BACA JUGA:  Wujudkan Desa Tangguh Bencana, Supriatna Kukuhkan Relawan dan Luncurkan Program Ketangguhan Iklim

Setelah dilakukan pembersihan terhadap kelima jenazah kini disimpan dilemari pendingin kamar jenazah RSUD Singaraja sambil menunggu koordinasi lebih lanjut dari kepolisian yang telah berkoordinasi dari kedutaan Negara Tiongkok.”Kelimanya sudah dilakukan pembersihan dan kini disimpan di lemari pendingin kamar jenazah sambil menunggu info dari jajaran kepolisian yang telah melakukan koordinasi dari kedutaannya,”tutup Klarisa. @gus

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top