Mas Sumatri Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

AMLAPURA-fajarbali.com | Dalam rangka menuntaskan Zona Integritas dan wilayah Bebas Korupsi di Kabupaten Karangasem terutama pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Karangasem, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri membuka acara Pencanangan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM ), Senin (4/3) di Wantilan Kantor Bupati Karangasem.

Kepala Inspektorat Kabupaten Karangasem, I Wayan Sudarsana,mengatakan, Pemerintah Kabupaten Karangasem telah berkomitmen dalam pemberantasan korupsi melalui Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani. tujuan dari pencanangan Zona Integritas ini agar masing-masing OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem bisa mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas dan kegiatan setiap hari. “Dengan ini kami berharap, integritas dan kinerja yang tinggi dengan perubahan pola pikir ASN dan Non ASN yang siap melayani bukan dilayani,”ujar Wayan Sudarsana

Sedangkan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, mengatakan, zona integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang berkomitmen untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dari korupsi dan melayani. Untuk mewujudkan pembangunan zona integritas ini di Kabupaten Karangasem, telah dilakukan penandatanganan Fakta Integritas kepada seluruh pejabat secara berjenjang sebagai wujud akuntabilitas kinerjanya dan merupakan salah satu syarat menuju zona integritas yang bersih dari korupsi dan melayani. Disamping syarat lainnya, seperti opini Wajar Tanpa Pengecualian, Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, Laporan Keuangan Pertanggungjawaban Bupati dan Laporan Pertanggungjawaban Pemerintah Daerah serta yang lainnya. “Di Kabupaten Karangasem telah dilakukan beberapa upaya antara lain pengelolaan SIMDA, pengelolaan perizinan satu pintu, pelayanan administrasi kependudukan keliling, penawaran pengadaan barang jasa melalui layanan pengadaan secara elektronik , mall pelayanan publik dan pelayanan lainnya,”ujar IGA Mas Sumatri

Bupati IGA Mas Sumatri mengatakan, keberhasilan pembangunan zona integritas, sangat ditentukan oleh kapasitas dan kualitas integritas masing-masing individu, yang mempunyai relevansi dalam peningkatan kapasitas dan kualitas integritas dari organisasi dimana individu tersebut berada dan melakukan kegiatan. Bupati juga menghimbau kepada para Kepala OPD yang telah diusulkan dan OPD lainnya untuk  meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik.  Seperti transparansi, akuntabilitas, partisipatif, implementasi kebijakan dapat dilakukan dengan baik. “Pembangunan zona integritas wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani agar dapat terwujud dengan baik,” ujarnya.

Acara Pencanangan Zona Integritas tersebut juga dihadiri oleh,Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem I Nengah Sumardi, Ketua Ombudsman Republik lndonesia Perwakilan Provinsi Bali,Ngakan Septigraha, Presiden CEO Garuda Regional, Jawa, Bali, Nusra, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Bali, Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan Provinsi Bali, Inspektur Daerah Provinsi Bali, Ketua PHDI Provinsi Bali, Ketua MUDP Provinsi Bali,serta Forkopimda Kabupaten Karangasem. (bud)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Pelanggaran Jalur Hijau Masih Marak ,Penegakan Hukum Dilematis

Sen Mar 4 , 2019
GIANYAR-fajarbali.com | Area jalur hijau di sepanjang jalur Goa Gajah sampai kejalan raya Teges jumlahnya terus mengalami penurunan. Jalur sepanjang 3 km ini, sepuluh tahun sebelumnya masih bias melihat persawahan di sisi kiri dan kanannya, namun kini, pemandangan sawah menjadi pemandangan yang langka.
BPD BALI