Mangku Pastika ke Mahasiswa: Jangan Takut Sebelum Peti Mati di Depanmu

Mangku Pastika Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Universitas Warmadewa

DENPASAR – fajarbali.com | Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Bali Made Magku Pastika dikenal paling sering berinteraksi dengan golongan mahasiswa saat menyosialisasikan “Epat Pilar Kebangsaan” dalam kapasitasnya selalu Anggota MPR RI.

Anggota DPD/MPR RI Made Mangku Pastika usai sosialisasi “Empat Pilar Kebangsaan” di Kampus Universitas Warmadewa (Unwar)

Senin (8/8), kemarin, Mangku Pastika menggelar kegiatan serupa di Kampus Universitas Warmadewa (Unwar). Puluhan mahasiswa Unwar dan kampus lain terlihat antusias mendengarkan paparan Gubernur Bali 2008-2013 dan 2013-2018 itu.

Yang menarik bagi peserta, sosok Mangku Pastika tidak pelit ilmu kepemimpinan. Dengan segudang pengalamannya memimpin organisasi besar, materi sosialisasi tidak monoton pada topik yang serius. “Motivasi yang beliau sampaikan, meski kadang keluar konteks tapi sangat penting bagi kami. Tidak membosankan,” kata Ade Sepia, salah satu mahasiswi yang hadir.

Purnawirawan Polisi berpangkat Komisaris Jenderal itu meminta mahasiswa mempersiapkan diri sebagai calon pemimpin masa depan. Dan, jika sudah memimpin, harus menelurkan kebijakan yang pro-rakyat. Dengan demikian, kecintaan masyarakat terhadap pemimpinnya akan tumbuh secara otomatis.

Mahasiswa juga diminta kritis menanggapi isu-isu yang berkembang. “Karena kehidupan kita sehari-hari diatur berdasarkan keputusan politik, maka saya harap kalian terjun dalam politik itu sendiri,” harap Mangku Pastika.

Pertama, masih menurut dia, yang perlu dibangun adalah mental pemberani. Ia memetik pepatah China;  ‘Sebelum peti mati di depanmu, jangan keluarkan air mata’.

Pepatah ini, menurutnya, salah satu motivasi yang merubah jalan hidupnya dari anak transmigran, terkatung-katung, hingga menjadi jenderal bintang tiga, gubernur, dan jabatan strategis lain.

Spirit orang Cina, lanjut Mangku Pastika, patut ditiru karena sudah terbukti kegigihannya membawa kemajuan terutama perekonomian di manapun mereka tinggal.

Mangku Pastika menyerahkan piagam kepada nara sumber.

Nara Sumber I Dewa Gede Palguna, pada kesempatan itu memaparkan materi “Mungkinkah Pembukaan UUD NRI 1945 Dirubah?”. Nara sumber berikutnya I Putu Hadi Pradnyana memaparkan materi “Tantangan kepada Generasi Milenial untuk Tegaknya Empat Konsensus Bangsa Menyongsong Pemilu 2024”. (Gde)

Next Post

PKN Jembrana Audiensi dengan KPU

Sen Agu 8 , 2022
PKN Jembrana Audiensi dengan KPU
PKN Jembrana-b1b60dda