Mangku Pastika Ajak Mahasiswa Waspadai Ancaman Keutuhan NKRI

Mangku Pastika menegaskan ancaman bangsa ini nyata. Dan mereka masuk ke kampus-kampus memengaruhi mahasiswa. “Perlu ada ketahanan yang kuat sehingga tidak gampang disusupi. Jadi harus ada semacam vaksin ideologi agar kuat. Saya kira senjata yang bisa hadapi gempuran ideologi maupun terorisme adalah Pancasila,” tegas dia.

Ia juga mengingatkan pentingnya implementasi nyata sila ke-5 Keadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia. Sebab kalau keadilan sudah terwujud, maka keamanan akan terjaga dengan baik. “Ketika saya jadi gubernur keadilan sosial ini jadi prioritas seperti penanganan kemiskinan, saya bangun bedah rumah, simantri, dll. Jadi seorang pemimpin itu harus bisa ciptakan keadilan sosial bagi warganya,” pesannya.

 

Nara sumber, Dr. I Wayan Tagel Edy, MS., mengatakan perbedaan pendapat di alam demokrasi ini harus dihormati. “Jadi demo itu sah-sah saja, asal patuhi aturan. Sikap kritis itu penting tapi jangan sampai diadu domba,” sebutnya.

Ia juga mengingatkan konsensus kebangsaan yakni 4 pilar itu memang banyak tantangan baik di dalam maupun dari luar negeri. Sebab dipengaruhi adanya pergeseran dan dinamika masyarakat yang begitu cepat.

“Salah satu solusinya adalah dengan pendidikan yang berkesinambungan sehingga bangsa itu bisa semakin maju. Empat pilar kebangsaan ini merupakan soko guru yang bisa landasan untuk berubah dan maju,” jelasnya.

Sementara Dr. Gede Wardana,MSi., menjelaskan, perbedaan rasial, agama, suku/ras sebagai warisan secara turun temurun, dahulu merupakan unsur-unsur pengayaan yang mewarnai khasanah budaya bangsa. Namun sekarang telah berubah menjadi momok yang menakutkan sekaligus ancaman potensial bagi eksistensi bangsa.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top