Selain sebagai wadah pengembangan atlet, kejuaraan ini juga menjadi momentum penting dalam perayaan HUT ke-80 TNI. Letjen Richard menjelaskan bahwa ajang ini tidak hanya menjadi refleksi pengabdian TNI, tetapi juga sarana untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui olahraga, yang mampu menciptakan persatuan dan kebersamaan.
Pihaknya berpesan kepada seluruh peserta untuk bertanding dengan semangat tinggi dan menjunjung tinggi sportivitas. "Kemenangan bukanlah segalanya, tetapi proses, kerja keras, dan semangat juang adalah nilai-nilai utama yang harus dijunjung tinggi," tuturnya. Pesan ini diharapkan dapat membentuk karakter atlet yang tidak hanya unggul dalam bertanding, tetapi juga beretika dan profesional.
Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyatakan harapannya agar kejuaraan yang diadakan di wilayahnya ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi. Ia menambahkan bahwa kegiatan positif semacam ini sangat penting karena tidak hanya mencetak atlet, tetapi juga mempererat persatuan dan kesatuan bangsa melalui medium olahraga.
Mandiri Series Taekwondo Championship 2025 ini diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan dalam meningkatkan prestasi olahraga bela diri nasional, sekaligus memperkuat citra Indonesia di mata dunia. Lebih dari sekadar kompetisi, acara ini adalah bukti nyata komitmen TNI dan PBTI dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap membawa nama Indonesia ke panggung dunia. (M-001)










