Mainan Sabu, Pecatan Jaksa yang Pernah Bertugas di Kejari Badung ini Terancam 12 Tahun Penjara

DENPASARFajarbali.com | Pecatan jaksa bernama Fernando Bambang Saputra (42) harus berhadapan dengan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar karena mencoba bermain dengan narkoba.

Bahkan, saat ini pria yang pernah bertuga sdi Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung ini sudah mendekam di sel taham Polda Bali. 

Selain itu, kasusnya pun sudah bergulir di PN Denpasar. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rindayani yang menangani perkara ini juga sudah membacakan dakwaannya di muka sidang yang digelar secara daring.

Terkait sudah dibacakan dakwaan dibenarkan oleh Kasi Penkum Kejati Bali, A. Luga Herliano saat dikonformasi, Jumat (31/12/2021). 

“Dakwaan sudah dibacakan beberapa waktu lalu oleh jaksa,” jelas pejabat yang akrab disapa Luga sembari mengatakan bahwa sidang saat ini sudah masuk pada agenda pembuktian dengan memeriksa saksi-saksi. 

Sebagaimana dalam dakwaan jaksa yang dibacakan dimuka sidang disebutkan bahwa tedakwa Fernando Bambang Saputra ditangkap pada tanggal 24 September 2021, sekitar pukul 21.45 Wita di Jalan Gunung Guntur Gang Taman Sari XIV B Nomor 1, Denpasar. 

Sebelum ditangkap, petugas mendapat informasi bahwa ada orang dengan ciri-ciri mirip degan terdakwa sering bermain dengan narkoba. Atas informasi itu petugas langsung melakukan penyelidikan dan melihat terdakwa sedang mengambil sesuatu diatas tanah berumput yang ditindih batu. 

Saat hendak ditangkap, terdakwa membuang sesutu berupa bungkusan berwarnah merah. Setalah diperiksa ternyata bungkusan merah berisi plastik klip bening berisi kristal bening shabu , setelah ditimbang beratnya 0,13 gram netto. 

Setelah itu dilanjutkan penggledahan terhadap badan/pakain terdakwa namun tidak ditemukan sesuatu. Selanjutnya melanjutkan penggledahan ditempat tinggal terdakwa di perumahan Muding Permai No 12 Link , Kerobokan. 

Ditempat tinggal terdakwa petugas menemukan batang bukti lain berupa pipa kaca (bong), pipet bekas shabu, kompor modifikasi untuk membakar shabu,dan timbangan digital. 

“Kepada petugas terdakwa mengaku mendapat sabu dengan cara membeli dari seseorang bernama Kedu (DPO) seharga Rp. 350.000,” sebut jaksa dalam dakwaanya yang dibacakan di muka sidang.

Atas perbuatan itu, terdakwa dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) pada dakwaan kesatu atau Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.(eli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Berkas Dilimpahkan ke Pengadilan, Pria Pemilik 24,78 Gram Ganja Segera Disidang

Sab Jan 1 , 2022
DENPASAR – Fajarbali.com | Pria kelahiran Aberdeen bernama Robert Gillespie (32) yang ditangkap dengan barang bukti ganja seberat 24,78 gram tidak lama lagi bakal diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.