Mahasiswa Unwar Ambil Bagian sebagai Relawan Pajak

IMG-20260120-WA0004
RELAWAN PAJAK-Universitas Warmadewa (Unwar) menyelenggarakan Pelepasan Mahasiswa KKN-PMM Relawan Pajak Tahun 2026 pada Senin (12/01/2026) bertempat di Ruang Sidang Sri Kesari Warmadewa Mandapa.

DENPASAR-fajarbali.com | Universitas Warmadewa (Unwar) menyelenggarakan Pelepasan Mahasiswa KKN-PMM Relawan Pajak Tahun 2026 pada Senin (12/1/2026) bertempat di Ruang Sidang Sri Kesari Warmadewa Mandapa.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Universitas Warmadewa dalam mendukung peningkatan literasi dan kesadaran perpajakan di masyarakat melalui keterlibatan aktif mahasiswa.

Pada tahun ini, KKN Relawan Pajak dan KKN Renjani diikuti oleh 80 mahasiswa yang dibagi ke dalam tiga kelompok penempatan, yakni dua kelompok di KPP Pratama Denpasar Barat dan satu kelompok di KPP Pratama Gianyar.

Ketua Tax Center Universitas Warmadewa, Ida I Dewa Ayu Mas Manik Sastri, S.E., M.Si., Ak., CA., menyampaikan bahwa KKN Relawan Pajak merupakan program berkelanjutan sejak tahun 2018, di mana Universitas Warmadewa menjadi penggagas awal sekaligus perguruan tinggi pertama di Bali yang dipercaya Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bali untuk mengirimkan mahasiswa dalam jumlah besar.

“Pada tahun pertama pelaksanaan, Universitas Warmadewa mengirimkan 258 mahasiswa. Seiring berjalannya waktu dan semakin banyak perguruan tinggi yang bergabung, kuota kami memang menyesuaikan, namun hingga kini tetap menjadi yang terbesar di antara universitas lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada tahun 2026 Universitas Warmadewa memperoleh kuota 50 mahasiswa KKN Renjani dan 30 mahasiswa Relawan Pajak. Para relawan tidak hanya membantu pelayanan pelaporan SPT Tahunan, tetapi juga berperan aktif dalam edukasi hak dan kewajiban perpajakan masyarakat.

“Melalui Tax Center, Universitas Warmadewa bercita-cita menjadi pelita pajak. Kami ingin memastikan sivitas akademika memiliki pemahaman perpajakan yang baik. Berbagai program telah kami jalankan, seperti pelatihan brevet pajak, penelitian, Business Development Service (BDS), hingga pelatihan-pelatihan kelas,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Warmadewa, Dr. Pratiwi Dwi Astuti, S.E., M.Si., Ak., CA., menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN di Universitas Warmadewa sejak tahun 2025 semakin beragam dan terstruktur.

BACA JUGA:  Hari Raya Saraswati Dilarang Baca Buku?

“Selain KKN Relawan Pajak, Universitas Warmadewa juga menyelenggarakan KKN Nasional Kolaborasi bersama Universitas Gadjah Mada yang tahun ini ditempatkan di Desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Pada 14 Januari mendatang, kami juga akan melepas KKN PMM Reguler periode pertama, serta mengembangkan KKN Literasi dan Inklusi Keuangan bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh kelompok KKN disusun secara interprofesional, melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas dengan tujuan menghadirkan solusi yang lebih komprehensif di lapangan.

Kepala Kanwil DJP Bali, Darmawan, mengatakan bahwa manfaat program Renjani (Relawan Pajak Untuk Negeri) tidak dapat diukur secara langsung dalam bentuk rupiah, namun memiliki dampak strategis dalam jangka panjang.

“Mahasiswa Relawan Pajak berperan sebagai agen edukasi perpajakan di masyarakat. Mereka sangat membantu, terutama pada masa lonjakan pelaporan SPT Tahunan. Program ini juga sejalan dengan Tridarma Perguruan Tinggi, karena mahasiswa mendapatkan pengalaman pendidikan, penelitian, sekaligus pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., mengatakan bahwa kepercayaan yang diberikan Direktorat Jenderal Pajak kepada Universitas Warmadewa merupakan bentuk pengakuan atas kualitas dan kesiapan mahasiswa.

“Melalui KKN Relawan Pajak ini, mahasiswa tidak hanya membantu pemerintah dalam meningkatkan literasi dan kepatuhan pajak masyarakat, tetapi juga memperoleh pemahaman nyata tentang tata kelola perpajakan. Pengalaman ini menjadi bekal penting, baik untuk berkarier di bidang perpajakan maupun sebagai pelaku usaha dan wajib pajak di masa depan,” ujarnya.

Rektor berharap kehadiran mahasiswa KKN Relawan Pajak dapat menjadi jembatan edukasi antara pemerintah dan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional melalui peningkatan kesadaran perpajakan.

BACA JUGA:  Disertasi Dosen Undiknas Ini Layak Dibaca Pengelola Perusahaan 

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top