Made Suarta Nahkodai Mahadewa University 

Rektor Mahadewa University Dr. I Made Suarta, SH., M.Hum bersama ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Arthanegra, SH., M.Pd., memberikan keterangan pers kepada awak media.

Lebih lanjut, IGB Arthanegra mengaku perubahan status IKIP PGRI menjadi Mahadewa University bertepatan dengan rangkaian momen-momen sakral, misalnya Surat Keputusan (SK) dari Kemendikbud saat Hari Saraswati, Soma ribek, Pagerwesi dan pada Tumpek Landep, melaksanakan pelantikan Rektor. 

"Semoga dihari yang baik menurut kepercayaan Hindu, dipercaya sebagai hari ketajaman pikiran, sehingga Rektor yang dilantik juga memiliki ketajaman berpikir dalam mengemban tugasnya," harapnya.

Sementara Rektor Suarta mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas dilantiknya untuk mengemban jabatan di Mahadewa University. Pria yang memimpin sejumlah organisasi ini mengaku akan membayar kepercayaan yayasan dengan bekerja lebih maksimal dari sebelumnya. "Pencapaian harus bersifat progresif. Tidak boleh turun atau sama dari sebelumnya, karena itu tanda kemunduran," kata Suarta.

Karena Mahadewa University baru terbentuk, ia bakal menggencarkan sosialisasi ke masyarakat bahwa Mahadewa University merupakan bagian yang tak terpisahkan dari IKIP PGRI Bali, atau masih berlabel kampus pencetak calon guru profesional. 

Suarta menambahkan, tak banyak yang berubah dalam menjalankan roda kepemimpinannya kedepan. Prinsip empat kecerdasan, meliputi Kecerdasan Spiritual, Intelektual,  Emosional dan  
Sosial masih menjadi landasan utamanya. Terlebih transformasi dari institut menjadi universitas adalah perubahan menuju arah yang lebih baik, karena lebih leluasa bergerak dan memberikan multi disiplin ilmu.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top