DENPASAR-fajarbali.com | Industri musik rock Bali kembali memanas di tahun 2026. Setelah sukses menggetarkan publik dengan album Bali Metangi pada Juli 2022 lalu, unit rock kebanggaan Pulau Dewata, Lolot Band, kini resmi mengumumkan kelahiran karya terbaru mereka. Album ke-11 yang bertajuk “Tajir Melintir” siap menjadi tonggak sejarah baru dalam perjalanan karier mereka yang telah membentang panjang di belantika musik tanah air.
Peluncuran album ini rencananya akan dikemas dalam sebuah perhelatan eksklusif bertajuk Balirockshow. Acara tersebut akan diselenggarakan pada Sabtu, 4 April 2026, bertempat di Gedung I Ketut Maria, Tabanan. Pemilihan lokasi ini seakan menegaskan kembalinya sang legenda ke panggung yang sarat akan nilai historis bagi masyarakat Bali, khususnya bagi para penggemar setia mereka yang akrab disapa Balirockers.
“Tajuk Tajir Melintir yang dipilih sebagai nama album bukanlah sekadar pamer kemewahan, melainkan sebuah pesan motivasi yang mendalam. Kami ingin menyuntikkan semangat bagi siapa saja yang sedang berjuang di titik terendah agar tidak menyerah mengejar puncak kesuksesan. Selain itu, lirik di dalamnya menyuarakan kritik tajam agar masyarakat tidak menilai seseorang hanya dari penampilan luar maupun meremehkan perjuangan orang lain,” jelas vocalis Lolot Band, I Made Bawa, di dampingi tiga personel lainnya yakni Mr. Botak, Donnie Lesmana, dan Hendra Dwiartha.
Album ke-11 ini memuat enam lagu andalan, yaitu Meserah Pasrah, Silih-silih Kambing, Jujur, Dewi Supraba, Tajir Melintir, dan Cerita Kita. Menariknya, Lolot Band melakukan eksplorasi yang lebih luas dengan menghadirkan satu lagu berbahasa Indonesia, sebuah langkah segar untuk menjangkau pendengar yang lebih luas tanpa menanggalkan identitas mereka. Setiap lagu dirancang dengan genre dan makna yang berbeda, mulai dari isu sosial, cinta, hingga persahabatan.










