Live Bugil Melalui Aplikasi Mango dan BIGO, “Kuda Poni” Dituntut 15 Bulan Penjara

Diberitakan sebelumnya, terdakwa ditangkap polisi karena diduga membuat dan menyebarkan konten porno melalui aplikasi Mango dan BIGO. 

Saat ditangkap, terdakwa mengaku menjalankan aksinya karena keuntungan yang menggiurkan dari pada bekerja sebagai LC atau pemandu lagu di tempat hiburan malam (THM). 

Terdakwa juga mengaku menjalankan aksi bugil secara daring ini sejak 9 bulan terakhir melalui aplikasi Mango Live dan BIGO live.

Selama seminggu bisa live sebanyak 4 kali dan setiap live berdurasi setengah jam hingga satu jam. 

Aksi pornografinya itu bisa ditonton ribuan orang. Sehingga kuda poni bisa mendapatkan keuntungan Rp 50 juta perbulan. Tentu saja penghasilan ini lebih  besar dari pada menjadi pemadu lagu di THM. 

Setelah mendapatkan untung besar belasan juta hingga puluhan juta, kuda poni pun menyewa kamar mewah di Apartemen Kubu Mawar Residence di Jalan Taman Pancing, Pemogan Denpasar Selatan. 

Di kamar tersebut ia bebas memperagakan aksi dengan kursi poninya. Jika sebelumnya hanya bugil biasa, kali ini ini pamer alat vitalnya secara terang-terangan di media sosial. Bahkan melakukan masturbasi sampai klimaks.(eli)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top