Lihadnyana, Kehadiran Mahasiswa KKN Jadi ‘Obat’ di Desa

BULELENG, Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana-a9751251

 

Sementara itu, Wakil Ketua I STAH Negeri Mpu Kuturan Made Sedana menyebutkan bahwa kegiatan KKN adalah kegiatan intrakurikuler yang wajib diberikan kepada mahasiswa sebagai sebuah pelajaran menuju dunia nyata yaitu di desa. Tujuan KKN memperdalam tentang cara berpikir mahasiswa interdisipliner dan lintas sektoral. Bagi mahasiswa juga bahwa KKN ini memiliki tujuan  mengejawantahkan pengalaman belajar dan kuliah serta penerapannya dalam dunia pendidikan. “Tidak hanya itu saja. Tetapi bagaimana mendewasakan pola pikir mahasiswa dalam menganalisis dan memecahkan masalah secara pragmatis ilmiah,” sebut dia.

 

Dirinya juga menambahkan dalam merancang program-program desa, pihak kampus tidak menginginkan lagi mahasiswa hanya membuat plang pembatas desa. Hanya menulis papan statistik di desa. Namun, mahasiswa diminta memberikan sumbangan pemikiran sebagai komunitas ilmiah ataupun

komunitas akademik. Mengedukasi masyarakat dan peka terhadap perkembangan masalah global seperti lingkungan. “Persoalan lingkungan ini menjadi titik atau fokus saudara menyelesaikan permasalahan bersama aparat desa dan instansi terkait. Misalnya bagaimana saudara mengedukasi masyarakat terkait bebas sampah plastik,” imbuh Sedana. W - 008

 

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top