Untuk mewujudkan program tersebut, diakui Ganda, tentu akan membutuhkan tenaga yang tidak sedikit. Terlebih program ini bersifat 24 jam. "Kami menyiapkan 300an petugas operasional. Termasuk tenaga pengangkut, penyisir, tim emergency, tim penyapu, semuanya disana," jelasnya. Selain itu, Ganda menambahkan, pihaknya juga sudah merancang penambahan sarana tempat sampah di beberapa lokasi strategis.
Sebelumnya, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menegaskan penataan wajah kota kini terus digencarkan untuk menjadikan kota Bangli setidaknya menjadi lebih nyaman, asri dan bersih. "Wilayah Kota Bangli itu relatif kecil, masa kita tidak bisa membuat kota ini menjadi bersih," tegas Sedana Arta. Tindak lanjut dari itu, selama ini pihaknya mengaku sudah kerap melakukan rapat bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli, dan berkomitmen untuk mewujudkan Bangli sebagai kota terbersih di Bali tahun 2022. (ard).










