Luh Putu Sinta Wulandari, salah satu lulusan terbaik Sarjana Kebidanan, mengakui jika predikat Unggul yang terpampang di ijazahnya membuat dirinya lebih percaya diri lagi melahap tantangan dunia kerja.
Kombinasi teori dan praktik selama di mengenyam pendidikan di kampus juga makin melengkapi kompetensinya. Saat ini, Sinta Wulandari telah bekerja di sebuah klinik milik keluarganya di Canggu.
Ditegaskannya, alasannya memilih ITEKES Bali karena kualitas. Terutama melihat para alumni yang sukses berkarir hingga ke mancanegara. Hal ini membuktikan pengelola ITEKES Bali sudah merancang lulusannya tidak hanya bisa bersaing di pasar lokal.
"Apalagi sekarang di ijazah kami ada 'Unggul' -nya. Tentu kami lebih percaya diri lagi," pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Pembina Yayasan Penyelenggara Pendidikan Latihan dan Pelayanan Kesehatan (YPPLPK) Bali Drs. I Ketut Widya, Bn.Stud., MM., mengutamakan prinsip harmonisasi dengan rektorat.
Yayasan yang berposisi sebagai badan hukum penyelenggara pendidikan, di luar akademik, tidak akan mengintervensi kebijakan rektorat karena pihaknya yakin semua program bertujuan baik untuk lembaga.
YPPLPK Bali mendorong para alumni memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan, hingga ke pelosok-pelosok tanah air.
"Saya yakin lulusan kami langsung terserap dunia kerja, bahkan banyak yang bekerja mengisi sektor informal sejak masih kuliah. Ini lah bukti yang kami berikan," pungkasnya, pada acara yang dihari juga Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) VIII Dr. Ir. IGL Bagus Eratodi, ST., MT., IPU., ASEAN.Eng., APEC. Eng., serta undangan lainnya.










