Bukan itu saja, Sanjaya juga meminta kepada KPU dikabupaten/kota melakukan koordinasi yang baik dan intens dengan para petugas penyelenggara Pemilu di lapangan. Utama terkait kesehatan. “Ini perlu diskusi lebih lanjut dan koordinasi, antara KPU dan petugas agar tidak mengalami gangguan kesehatan saat bertugas nanti,” kata dia.
Disisi lain, pada sosialisasi ini, pihaknya lebih menekankan pada pelayanan Pemilu. Sesuai dengan PKPU Nomor 7 Tahun 2022 dalam pemutakhiran data. “Aturan ini mulai mengerucut, hal yang baru dari Pemilu sebelumnya dan menganut asas de jure,” paparnya.
Pemutakhiran data yang dimaksud, salah satunya yang di luar negeri maupun dalam negeri. Bila pada Pemilu sebelumnya dibedakan, tapi pada Pemilu 2024 mendatang, akan digabung menjadi satu. “Sekarang digabung jadi satu. Tidak berbeda lagi terkait lampiran, dulu ada nama kode dan angka, sekarang lebih mudah,” tutupnya. her










