Politisi PDI Perjuangan asal Desa Sembiran Tejakula, Buleleng ini, ingin mencetak SDM yang berkualitas untuk bersama-sama membangun Bali. Lebih Lanjut, dalam bidang Kebudayaan, Koster semasa masih duduk di Komisi X DPR RI, telah memfasilitasi lebih dari 300 wantilan, GOR dan gedung serbaguna. "Waktu saya reses di sini salah satu aspirasinya adalah wantilan. Tadi saya diinformasikan jika wantilannya belum cair, makanya saya langsung telepon ke pusat," cerita Koster mengenai kerja tuntasnya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Dari hasil komunikasinya, dana wantilan yang sedianya direalisasikan sejak enam bulan lalu itu sudah ditransfer ke rekening desa penerima. "Ini kan sedianya dibangun enam bulan lalu, ya. Karena ada suatu proses yang tertinggal, makanya agak lambat. Saya juga bsru tahu, makanya tadi saya langsung telpon ke Jakarta. Tapi tadi laporannya seluruh dana sudah ditransfer. Silakan nanti hari Senin dicek, kalau belum masuk segera kabari saya," papar Koster kepada warga. Di akhir masa jabtannya, Koster memperjuangkan 30 pengadaan wantilan se-Bali. Di Jembrana dapat jatah 5 unit wantilan.
Secara keseluruhan, Koster menyebut telah membantu pengadaan 35 wantilan di Jembrana. Itu belum termasuk Pura, sekolah dari SD sampai SMA. Bantuan siswa miskin juga. GOR saya bantu. Sudah begitu ada universitas negeri Akademi Komunitas Diploma I dan II yang mana 80 persen lulusannya terserap di Denpasar. Bantuan infrastruktur untuk hotmix jalan desa juga, sehingga 90 persen jalan di Jembrana ini sudah bagus, jalan desanya hotmix semua," katanya.










