Ia melanjutkan, komitmen untuk mewujudkan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang sungguh mulia ini akan dilaksanakan secara bersama-sama dengan Walikota/Bupati se-Bali agar Bali dibangun secara utuh diseluruh wilayah Bali sesuai amanat Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125 yang diatur dengan Perda Nomor 4 Tahun 2023 dan Undang-undang Nomor 15 Tahun 2023 Tentang Provinsi Bali, yang mana periode 2025-2030 merupakan momentum pertama dan sangat penting mengawali pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125.
“Kami penting menegaskan bahwa komitmen ini akan dilaksanakan dengan niat tulus, lurus, saja-saja, seken-seken, beneh-beneh,” sebutnya.
Secara umum Koster Giri telah menyampaikan Visi, Misi, dan Program Pembangunan Bali 5 tahun ke-depan kepada masyarakat luas pada masa kampanye di seluruh wilayah Bali.
“Visi, Misi, dan Program telah memberi gambaran lengkap, utuh-menyeluruh, dan mendalam mengenai upaya-upaya yang akan dilakukan dalam membangun peradaban masa depan Bali periode 5 tahun mendatang, yang memberi harapan dan optimisme kepada masyarakat Bali, khususnya generasi muda Gen-Z dan Milenial sebagai pewaris sekaligus penerus masa depan Bali,” beber Koster.
Hal yang membanggakan dalam perhelatan Pilkada Kota/Kabupaten se- Bali, PDI Perjuangan bersama Partai Pengusul mampu menorehkan hasil terbaik, menang di 8 Kota/Kabupaten.
Kabupaten Gianyar, Pasangan Made Mahayastra-Agung Mayun menang dengan memperoleh 255.411 suara (81,07%), Pasangan Kakarsana-Tagel Arjana memperoleh 59.638 suara (18.93%); Kota Denpasar, Pasangan Jaya-Wibawa menang dengan memperoleh 217.486 suara (74,01%), Pasangan Ambara-Adi memperoleh 76.033 suara (25,9%); Kabupaten Badung, Pasangan Adi-Cipta menang dengan memperoleh 221.972 suara (70,28%), Pasangan Suyasa-Alit memperoleh 93.883 suara (29,72%); Kabupaten Tabanan, Pasangan Sanjaya-Dirga menang dengan memperoleh 204.335 suara (67,10%), Pasangan Mulyadi-Ardika memperoleh 100.192 suara (32,90%).










