Dampak positif dari skema kemitraan ini dirasakan langsung oleh pengelola usaha tingkat desa yang menjadi garda terdepan perekonomian warga.
“Bantuan pangan yang kami salurkan dibeli dan didistribusikan melalui BUMDes, sehingga nilai ekonominya tetap berputar di dalam desa. Ini mendukung perekonomian lokal dan masyarakat yang tinggal di desa,” ungkap Ketua BUMDes Beraban, I Gede Putu Waisnawa.
Integrasi lintas sektor ini membuktikan bahwa sinergi antara regulasi pemerintah, dukungan lembaga keuangan, dan komitmen pelaku industri mampu menciptakan ruang tumbuh yang nyata bagi UMKM.
“Kami melihat Nuanu sebagai salah satu bagian dari ekosistem yang jauh lebih besar. Dari pengalaman kami, ketika pelaku usaha lokal, masyarakat, lembaga keuangan, dan sektor swasta dapat saling terhubung, akan semakin banyak peluang yang bisa tercipta. Kami berterima kasih kepada Komisi VII dan seluruh pihak yang terlibat karena telah membuka ruang untuk berdiskusi dan memungkinkan kami berbagi pengalaman yang telah kami pelajari,” tutur CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll. (M-001)










