MANGUPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | vKomisi IV DPRD Badung menggelar rapat dengan eksekutif terkait masalah penghapusan gedung SDN 3 Pecatu dan kesiapan vaksinasi booster di Kabupaten Badung, Senin (24/1) di gedung Dewan Badung.
Rapat dipimpin Ketua Komisi, Made Sumerta didampingi Nyoman Gede Wiradana, Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi, Made Suwardana dan Luh Putu Sekarini. Hadir Asisten I Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Badung Nyoman Sujendra, Kadisdikpora Badung Gusti Made Dwipayana, Kepala BPKAD Ida Ayu Istri Yanti Agustini, Kadis Kesehatan dr. Nyoman Gunarta, Dirut RS Mangusada dr. I Wayan Darta dan Kadis Sosial Ketut Sudarsana.
Rapat pertama, membahas wacana pemindahan lahan gedung SDN 3 Pecatu yang digembar-gemborkan sejak tahun 2017 lalu hingga sudah dilakukan penghapudan aset. Selain sekolah yang dianggap terlalu dekat dengan jalan raya, kondisi gedung juga dikabarkan sudah tidak layak pakai. Namun, rencana tersebut hingga kini tak kunjung terealisasi. Sementara, rapat kedua mengecek kesiapan pelayanan vaksinasi tahap ketiga yakni booster bagi masyarakat Badung.
Terkait permasalahan SDN 3 Pecatu Ketua Komisi IV DPRD Badung, Made Sumerta mengatakan, sebetulnya sudah ada jalan keluar walaupun sejak tahun 2017 sudah dihapus aset bangunannya. Namun, proses belajar mengajar tetap dilakukan di gedung tersebut. Tetapi, perlu juga dilakukan sinkronisasi dan koordinasi yang dilakukan lintas OPD.
"Kepala sekolah sudah melakukan audiensi ke beberala instansi termasuk Inspektorat, tadi baru terungkap perlu ada stabilisasi harus ada pembatalan dulu dan pemanfaatan gedung. Tadi kita sepakat agar mengutamakan dulu terselenggaranya proses belajar mengajar dengan baik," ujarnya usai rapat.










