“Sebenarnya pengecekan kolesterol sangat disarankan untuk dilakukan minimal 3 bulan sekali agar menjadi tolak ukur menilai kesehatan pasien khususnya para lansia,yang mana sebagai langkah awal mengidentifikasi dari Penyakit Jantung Koroner dan Stroke,” tambah dr Bulan.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat lansia bahwa rutin melakukan pengecekan kolesterol merupakan hal yang sangat penting dan sebagai pencegahan awal untuk pengidentifikasikan Penyakit Jantung Koroner (PJK) dan Stroke.
Penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran yang lebih besar mengenai pentingnya menjaga kesehatan khususnya para lansia dan mengurangi kejadian Penyakit Jantung Koroner (PJK) dan Stroke yang ditimbulkan akibat dari kolesterol yang tidak terkontrol.










