Kolaborasi Program Bangga Kencana Kemendukbangga/BKKBN dan Komisi IX DPR RI di Bali: Kelurahan Penatih Denpasar Jadi Lokus Pamungkas

IMG-20250803-WA0009
Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana atau Bangga Kencana kembali menyapa masyarakat Bali melalui kolaborasi aksi antara Komisi IX DPR RI dan Kementerian Kemendudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. 

"Keluarga adalah pondasi utama kemajuan bangsa. Dengan keluarga yang berkualitas, kita dapat melahirkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan produktif. Dukungan dari masyarakat Kota Denpasar khususnya Kelurahan Penatih sangat kami harapkan untuk mencapai tujuan mulia ini," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For.,M.A.R.S. memaparkan berbagai inovasi dalam program Bangga Kencana yang kini lebih adaptif dengan kebutuhan masyarakat modern. 

"Kami terus berupaya untuk menghadirkan program yang relevan dan mudah dijangkau oleh masyarakat, termasuk melalui pemanfaatan teknologi informasi. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, mitra kerja, dan masyarakat, kami yakin Bangga Kencana dapat memberikan dampak positif yang signifikan," ungkapnya.

dr Luhde juga memaparkan Program Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN yang terdiri dari GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), SIDAYA (Lansia Berdaya) dan Super App Keluarga Indonesia.  

Masyarakat terlihat antusias mengikuti sesi dialog interaktif serta menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan. 

Plh. Direktur Bina Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN, Ratna Juita Razak, SE juga hadir dalam kegiatan sosialisasi ini. Beliau menekankan bahwa program Bangga Kencana adalah upaya pemerintah dalam membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera. 

"Tujuan utama program ini adalah mewujudkan keluarga-keluarga yang harmonis, sehat, dan memiliki sumber daya manusia unggul. Dengan mengatur jarak kelahiran dan jumlah anak, orang tua dapat memberikan perhatian dan pendidikan yang optimal bagi anak-anaknya," ujar beliau.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top