DENPASAR-fajarbali.com | Pemerintah Desa Dauh Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, mendukung penuh program Kelompok 14 KKN IPE Poltekkes Kemenkes Denpasar, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah desa dengan perguruan tinggi.
Kelompok mahasiswa yang berasal dari disiplin ilmu kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Gigi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, dan TLM), didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan serta bekerja sama dengan perangkat Desa Dauh Puri Kauh dan UPTD Puskesmas Denpasar Barat, bergotong royong meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung sepanjang Januari hingga minggu pertama Februari 2026 itu, mengaplikasikan kolaborasi antar-profesi (Interprofessional Education) dalam memecahkan masalah kesehatan di masyarakat secara komprehensif.
Tujuannya, untuk meningkatkan kemandirian masyarakat Desa Dauh Puri Kauh dalam memelihara kesehatan lingkungan dan kesehatan pribadi serta mendukung program transformasi kesehatan melalui revitalisasi peran kader dan pemberdayaan kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.
Sebelumnya telah dilakukan koordinasi dan assessment guna memetakan kebutuhan kesehatan warga. Realisasi program pertama yakni Pemberdayaan dan Kesehatan Lansia. Mahasiswa menginisiasi kegiatan senam sehat lansia yang dilaksanakan di area terbuka desa.
Kegiatan ini tidak hanya fokus pada aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran, tetapi juga disertai dengan pemeriksaan tekanan darah dan edukasi mengenai manajemen penyakit degeneratif agar para lansia tetap produktif dan sehat di masa tua.
Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut (Promotif-Preventif): Mengadopsi semangat pemberdayaan, mahasiswa memberikan pelatihan kepada kader dan masyarakat sekolah mengenai teknik menyikat gigi yang benar serta pentingnya menurunkan skor plak sejak dini untuk mencegah kerusakan gigi permanen.
Implementasi Kolaborasi Interprofesi (IPE) di Posyandu: Mahasiswa turun langsung membantu pelayanan di Posyandu balita dan lansia. Dalam kegiatan ini, terjadi kolaborasi antar-jurusan di mana mahasiswa Gizi memberikan konsultasi diet, mahasiswa Kebidanan/Keperawatan melakukan pemantauan tumbuh kembang, dan mahasiswa Sanitasi memberikan edukasi mengenai lingkungan sehat rumah tangga.
Koordinasi Lintas Sektoral dan Administrasi Desa: Seluruh program kerja dikomunikasikan secara berkala melalui rapat koordinasi di Kantor Desa Dauh Puri Kauh bersama Bapak Perbekel dan jajarannya.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap intervensi kesehatan yang dilakukan mahasiswa sejalan dengan program pembangunan desa dan mendapatkan dukungan penuh dari tokoh masyarakat setempat.
Selanjutnya Penyuluhan Kelompok Masyarakat: Selain fokus pada lansia, mahasiswa juga aktif melakukan kunjungan ke kelompok-kelompok warga untuk memberikan bahan kontak berupa sarana edukasi kesehatan sebagai upaya preventif terhadap penyakit menular maupun tidak menular di lingkungan desa.
Perbekel Desa Dauh Puri Kauh Gusti Made Suandhi mengapresiasi dedikasi mahasiswa yang telah memberikan warna baru dalam pelayanan kesehatan di wilayahnya. "Semoga ilmu dan edukasi yang telah dibagikan dapat terus diterapkan oleh warga secara mandiri meskipun masa KKN telah berakhir," harapnya.










