
Para undangan meninjau pameran rangkaian bunga dalam acara "Balinese Contemporary Flower Exhibition 2023".
Sekretaris BWA, Marcelino Wauran dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada IPBI Bali dan Omniflora yang sudah mampu berkolaborasi untuk menyelenggarakan "Balinese Contemporary Flower Exhibition 2023" ini, sehingga produk kerajinan khususnya rangkaian bunga dan janur Bali dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas.
"Harapan kita tentu kedepannya masyarakat umum atau wedding organizer bisa mengetahui bahwa rangkaian bunga-bunga tropik atau bunga-bunga asli Indonesia bisa dirangkai sedemikian rupa dan menghasilkan karya seni yang luar biasa cantik dan indahnya. Kita juga berharap semoga kegiatan ini dapat terlaksana secara berkesinambungan, sehingga nantinya dapat membantu mendorong pertumbuhan kunjungan dan perekonomian di Bali," ucapnya.

Sekretaris BWA, Marcelino Wauran (kanan) bersama Pemilik Omniflora, Rafael Hlu.
Sementara itu, Pemilik Omniflora, Rafael Hlu menyampaikan bahwa bunga-bunga yang diproduksi oleh Omniflora sudah saatnya diangkat melalui kekuatan budaya lokal salah satunya Bali. Ia mengatakan, orang-orang Bali memiliki jiwa seni yang tinggi, sehingga pihaknya sangat berharap produksi bunga dari Omniflora dapat dimanfaatkan dalam menciptakan karya seni yang indah dengan mengkolaborasikan rangkaian bunga dengan pemikiran yang kreatif dari seniman-seniman Bali.
"Dari Bali kita berharap dapat menginspirasi Indonesia bahkan dunia, pasalnya bunga-bunga asli Indonesia serta karya seni yang dibuat oleh orang-orang Bali memiliki makna yang dalam. Kolaborasi inilah yang patut kita lakukan secara berkelanjutan dalam upaya lebih memperkenalkan seni, tradisi, dan budaya Indonesia khususnya Bali melalui rangkaian bunga," pungkasnya. (Tha)










