Pemerintah Kabupaten Badung telah menyiapkan fasilitas ambulans untuk membawa jenazah dari Bandara Ngurah Rai ke RSD Mangusada pada 23 Januari 2025 pukul 17.30.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perinaker Badung juga memfasilitasi penitipan jenazah di RSD Mangusada selama empat hari dari tanggal 23 -26 Januari 2025. Selanjutnya, pada 26 Januari 2025, ambulance dari RS Mangusada juga telah disiapkan untuk membawa jenazah menuju lokasi krematorium di Desa Beda, Kabupaten Tabanan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak diantaranya RSD Mangusada, Relawan Dharma Puskor Hindunesia, Krama Bali di Ibaraki (ASOBI) Jepang, yang bahu membahu membantu pemulangan Jenazah baik melalui koordinasi, negosiasi maupun penggalangan dana punia, yang juga akan membantu pembiayaan pitra yadnya sang palatra sampai ngelinggihang," ujarnya.
Disperinaker Badung juga memfasilitasi ambulans dalam penjemputan pada saat kepulangan jenazah tanggal 23 Januari 2025, lalu penitipan jenazah selama 4 hari, dimulai dari tanggal 23 sampai dengan 26 Januari 2025. Untuk selanjutnya nanti dibutuhkan juga ambulans untuk membawa jenazah ke tempat kremasi di Desa Bedha, Tabanan pada tanggal 26 Januari 2025 pukul 09.30 Wita.
Perwakilan keluarga almarhum, Gede Mertayasa mengucapkan terima kasih pada berbagai pihak atas bantuan proses pemulangan jenazah keluarganya. Diantaranya Puskor Hindunesia, BP3MI dan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, para relawan dharma ASOBI di Jepang yang telah bekerja sama dengan para anggota baik untuk proses pemulangan maupun penggalian dana punia untuk biaya pemulangan tersebut. Ia juga memohon maaf bila ada hal-hal yang kurang berkenan kepada semua pihak yang telah membantu Nyoman Sudiana.










