Mahasiswa pada kegiatan ini juga dilibatkan dalam kegiatan Mengajar di beberapa SMA di daerah ini. Selain itu juga diadakan penyuluhan terkait fenomena-fenomena kehidupan masyarakat di Bali dan untuk generasi muda. Sehingga tema yang menarik diangkat yakni mengantisipasi pernikahan dini.
"Persoalan pernikahan itu adalah hal penting diketahui, tidak hanya berkaitan dengan rasa suka dari lelaki dan perempuan, tetapi dampak dari rasa suka itu akan berkaitan dengan lembaga perkawinan. Bagaimana lembaga perkawinan ini bisa benar-benar siap dilakukan oleh generasi muda kita," imbuhnya.
Perspektif penyuluhan ini juga akan melibatkan dari banyak aspek, yaitu dari kesehatan (RS Karangasem), Psikolog dan Pakar Hukum pemerhati hukum perkawinan," ungkapnya.
Ia berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan fenomena apa yang bisa diambil pembelajarannya di Desa Abang Karangasem khususnya berkaitan dengan pencegahan perkawinan dini dalam rangka mempersiapkan masa depannya dengan baik.
Bupati Karangasem yang diwakili Inspektorat Daerah Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Putu Suastika mengapresiasi dan berterima kasih serta bersyukur karena kegiatan KKBM ini diselenggarakan di Desa Abang, Karangasem.
Ia berharap dengan kegiatan ini masyarakat bisa berdiskusi dan mendapat arahan dan langkah-langkah yang berkaitan dengan pernikahan.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pernikahan dini. Selain itu kegiatan ini juga langsung menyentuh masyarakat baik itu dalam kegiatan kebersihan maupun pendidikan.










